mencuri roti kadaluwarsa di supermarket terkutuk
setidaknya itulah yang kami dengar di pagi ini
dari teriakannya Ugoran yang semakin Melancholic Bitch
dj p0p memulai remix nya dengan srcatching William S. Burrough di tahun 1943
saat Jack Kerouac meminang beat generation dengan On The Road dan mesin tik dan kertas-kertas panjang
dan Cobain si anak muda spektakuler hidup lagi dalam buku-buku tua di lemari tanpa kaca dj p0p
maka niskala dan marijuana fantasinya mengobrak-abrik Jorge Luis Borges dengan ketulusan seseorang yang berprofesi borgessian
seperti aku yang terasuki Jim
seperti dia yang terasuki Janis
lalu kami semedi di kedalaman Utopia
di ketinggian lebih dari 2000 meter di atas permukaan laut
laut rembang yang memancarkan bau selangkangan gadis 50ribu di persenggamaan darurat
saat Sanur menjadi sepi karena bom kedua meledak
saat waktu jadi kadaluwarsa
seperti roti yang kucuri di supermarket terkutuk itu...
say farewell to bandung
meski Bono mengulang-ulang nama kota seperti London Belfast atau Berlin
di halaman hijau ibu angkatku di Nyuh Kuning Ubud
serta lukisan pensil wanita cantik ayah angkatku di Ubud Raya
is everyboy in? is everybody in? is everybody in?
dan mantra-mantra
dan inkarnasi Buddha pada tubuhku yang tak lagi lekang kebebasan
atau kitab-kitab kuning yang menelusup riang di setiap bagian permohonan
dan kidung agung luntur bersama tangisannya...
say farewell to depok
seperti ketika bulan dibelah Muhammad atau laut dibelah letusan Gunung Thera
dan Musa menyeberangkan para konspirator sinting
yang memporak-porandakan Aceh dan Sidoardjo dan SUNDA ISLANDS
serta delirium ATLANTIS
saat Great Wizard merayu adam dengan jebakan khuldi
lalu eden menghilang...
say farewell to Java Land yang menjadi Java Sea
say farewell to Sundaland yang menjadi terbalik pada Sunda Islands
intimacy para sufi dan sofi
pada tongkat sihir The Death
seperti yang dikatakan Rowling pada testamen nya
The Deathly Hallows
dj p0p memulai remix nya dengan srcatching William S. Burrough di tahun 1943
saat Jack Kerouac meminang beat generation dengan On The Road dan mesin tik dan kertas-kertas panjang
dan Cobain si anak muda spektakuler hidup lagi dalam buku-buku tua di lemari tanpa kaca dj p0p
maka niskala dan marijuana fantasinya mengobrak-abrik Jorge Luis Borges dengan ketulusan seseorang yang berprofesi borgessian
seperti aku yang terasuki Jim
seperti dia yang terasuki Janis
lalu kami semedi di kedalaman Utopia
di ketinggian lebih dari 2000 meter di atas permukaan laut
laut rembang yang memancarkan bau selangkangan gadis 50ribu di persenggamaan darurat
saat Sanur menjadi sepi karena bom kedua meledak
saat waktu jadi kadaluwarsa
seperti roti yang kucuri di supermarket terkutuk itu...
say farewell to bandung
meski Bono mengulang-ulang nama kota seperti London Belfast atau Berlin
di halaman hijau ibu angkatku di Nyuh Kuning Ubud
serta lukisan pensil wanita cantik ayah angkatku di Ubud Raya
is everyboy in? is everybody in? is everybody in?
dan mantra-mantra
dan inkarnasi Buddha pada tubuhku yang tak lagi lekang kebebasan
atau kitab-kitab kuning yang menelusup riang di setiap bagian permohonan
dan kidung agung luntur bersama tangisannya...
say farewell to depok
seperti ketika bulan dibelah Muhammad atau laut dibelah letusan Gunung Thera
dan Musa menyeberangkan para konspirator sinting
yang memporak-porandakan Aceh dan Sidoardjo dan SUNDA ISLANDS
serta delirium ATLANTIS
saat Great Wizard merayu adam dengan jebakan khuldi
lalu eden menghilang...
say farewell to Java Land yang menjadi Java Sea
say farewell to Sundaland yang menjadi terbalik pada Sunda Islands
intimacy para sufi dan sofi
pada tongkat sihir The Death
seperti yang dikatakan Rowling pada testamen nya
The Deathly Hallows

Comments